Reprentasi Data


Sistem Bilangan


Sistem Bilangan Desimal (Basis 10)

 Ø  Digit Angka : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
 Ø  Penulisan    :
·         Integer desimal (bilangan bulat)
Contoh:  2548 = (2x103) + (5x102) + (4x101) + (8x100)
                             = 2000 + 500 + 40 + 8
·         Decimal Fraction (pecahan desimal)
Contoh:  45,34 = (4x101) + (5x100) + (3x10-1) + (4x10-2)
                              = 40 + 5 + 0,3 + 0,04


Sistem Bilangan Biner (Basis 2)
Ø  Digit Angka : 0,1

Sistem Bilangan Octal (Basis 8)
Ø Digit Angka : 0,1,2,3,4,5,6,7

Bilangan Hexadecimal (Basis 16)
Ø Digit Angka : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F





Konversi Bilangan

Desimal – Biner

 ü  Lakukan pembagian dengan basisnya (basis 2 untuk biner) hingga nilai bilangan terkecil
 ü  Catat dengan teliti nilai sisa dari proses pembagian
        Nilai sisa tersebut merupakan bentukan dari barisan bilangan biner

    Catatan Penting: Untuk konversi bilangan Desimal – Oktal dan Desimal - Hexadesimal  gunakan langkah yang    sama   pada proses perhitungan, namun perhatikan basis bilangannya. Oktal (basis 8) dan Heksa (basis 16).


      Untuk penjelasan lebih lanjut akan saya share dalam file upload PDF secara GRATIS . Lakukan pertukaran file dan verifikasi ke email kerjaonline.operation@gmail.com . Terima kasih







:

       

Shutter Speed ( Kecepatan Rana )


Kecepatan Rana (Shutter Speed)

Kecepatan rana (shutter speed) ialah cepat atau lambatnya rana bekerja untuk membuka lalu menutup kembali. Shutter speed mengendalikan cahaya mengenai film. Rana bekerja sebagaiamana jendela. Rana berada di depan bidang film dan selalu tertutup jika shutter release tidak ditekan, untuk melindungi bidang film dari cahaya. Saat shutter release ditekan, maka rana membuka dan menutup kembali sehingga cahaya dapat masuk dan menyinari film.

Ukuran kecepatan rana dihitung dalam satuan per detik, yaitu: 1,2,4,8,15,30,60,125,250,50,1000,2000, dan seterusnya. Angka 1 memilik arti bahwa rana akan membuka dengan kecepatan 1/1 detik. Angka 2000 berarti rana akan membuka dengan kecepatan 1/2000 detik, dan seterusnya.

Semakin lama shutter terbuka maka semakin banyak cahaya yang masuk dan ditangkap oleh sensor. Bila Anda memotret obyek yang sedang bergerak dengan pengaturan  fast-shutter speed maka obyek akan membeku atau diam. Tapi jika Anda menggunakan slow-shutter speed maka obyek akan tampak seolah bergerak dan efek pergerakan digambarkan dengan garis-garis yang tercipta pada background.

Berikut ini saya sajikan beberapa karya fotografi saya untuk membantu Anda lebih memahami pengaruh shutter speed terhadap kualitas dan teknik fotografi. (Ukuran semua karya fotografi telah diperkecil untuk mencegah pembajakan Hak Cipta).

Gambar. 1. Air yang menetes dari keran



 Membekukan gerakan Air

  Alat-alat:
- Kamera digital apa saja, sebaiknya resolusi minimal 2 MP, lebih baik lagi bila memiliki kemampuan makro.(saya menggunakan Fujifilm Finepix HS-30)
- Tripod, monopod atau benda yang dapat difungsikan sebagai dudukan kamera.
- Senter, light pen atau benda yang mengkilat seperti sendok, digunakan untuk pre-focus.
- Ruangan dengan pencahayaan tidak terlalu terang (kira-kira seterang ruangan berukuran 4 x 4 dengan lampu PLC 9 s/d 13 W).
- Sumber tetesan air (keran, selang, sedotan atau yang lainnya) dengan tetesan sekitar 2 atau 3 tetes per detik.

 


Proses pengambilan gambar :
 

 - Atur tetesan air sekitar 2 sampai 3 tetes setiap detiknya. Banyaknya tetesan setiap detik ini tergantung dari keinginan fotografer, bebas bereksperimen.
- Lakukan setting kamera pada makro bila ada, dan aktifkan fill-in flash (bukan auto flash).
- Arahkan kamera pada air yang menetes, lakukan pre-focus (menekan tombol shutter setengah). Bila tidak dapat fokus, dekatkan benda mengkilat pada posisi air yang menetes untuk membantu pre-focus, bila masih belum fokus, bantu dengan senter. Ini merupakan langkah kritis untuk mendapatkan hasil optimal dari air yang menetes supaya jelas dan tajam.
- Setelah fokus didapat melalui pre-focus, tunggu sampai tetesan air yang terbaik muncul, ambil gambar dengan timing yang pas. Sebaiknya dilakukan berkali-kali, agar nantinya bisa dipilih yang terbaik.
- Kondisi di atas tidak mengikat, lakukan eksperimen dengan berbagai lighting atau angle.






Gambar. 2. Lalat pada daun yang bergoyang


"Fotografi merupakan seni yang mudah dipelajari ketika Anda terus berlatih dan tidak pernah menyerah." - Christian Yohanes






:

       

10 Things Every Creative Person (That’s YOU) Must Learn

Here is a list of 10 things I’ve learned the hard way that every photographer, designer, creative–hell, every creative person–should know.

1. Experts aren’t the answer.
The blogs, the teachers, the mentors, the seminars aren’t the answer. They’re not there to tell you exactly what you need to know. If they’re good, then they are there to give you some ideas, some guidelines, or some rules to learn and subsequently break. This isn’t about the expert, it’s about you. In creative pursuits especially…what’s going on inside you is where the answers can be found. Hear what experts say, but don’t always listen to them.

\


2. Clients cannot tell you what they need.
Clients hire you because they have a problem. They need a great visual representation of something, a solution. They think they know the best way to photograph something, but they don’t really. That’s why they hire you. Take their suggestions to heart, because they definitely know their brand, product, their vision–perhaps even shoot a few versions of the images they THINK they want to see first–but then go nuts with own vision. Add value. Show them something they didn’t expect. Don’t be a monkey with a finger. Remember why you got hired…that YOU are the badass image maker. If you are good enough to get selected for the job, you should be good enough to drive the photographic vision.

3. Don’t aim for ‘better’, aim for ‘different’.
It’s funny how related “better” and “different” are. If you aim for ‘better’ that usually means you’re walking in the footsteps of someone else. There will often be someone better than you, someone making those footsteps you’re following… But if you target being different–thinking in new ways, creating new things–then you are blazing your own trail. And in blazing your own trail, making your own footprints, you are far more likely to find yourself being ‘better’ without even trying. Better becomes easy because it’s really just different. You can’t stand out from the crowd by just being better. You have to be different.

4. Big challenges create the best work.
If you get assignments that are pushing your vision, your skills, then awesome. Kudos to you, keep getting those assignments. If you’re not getting those assignments, then you need to be self-assigning that challenging work. Give yourself tough deadlines and tougher creative challenges. You do your best work where there is a challenge that is clearly present and 10 feet taller than you think you can handle.

5. Aesthetic sensibilities actually matter.
Go figure on this one… I’m constantly surprised as how much this is overlooked. Read this and believe it: You must develop a keen understanding of design, color, light, and composition. To just say “I know a picture when I like it” isn’t going to get you anywhere. You need to know –for your own sake as well as the sake of your clients who will ask you– WHY a photo is a great photo. WHY is this one better than that one. If you don’t have any visual vocabulary, opinion, or aesthetic sensibility you won’t be able to explain these things. You won’t get the job. Or if you do get the job, you won’t be able to explain why your photos are worth getting hired again by the same client for the next campaign, story, or video. Trust me on this. Develop a sense of visual taste.

6. Simple is good.
Almost every photo that is bad has too much information. Outside of technical basics, the number one reason that most photos fail is because there is no clear subject. Often this is the case with design, film, fashion, you name it. Remove clutter, remove distraction. Tell one story, and tell it well.

7. Make mistakes, learn quickly.
Simply put, you need to be able to learn from your mistakes. Avoiding failure is not the goal. The goal is recovering from mistakes quickly. That goes for ever element of your photography–creative, business, vision…you name it. If you’re not willing to make mistakes, you’ll be paralyzed with inaction. That is the devil. Get out there and do stuff. If it works, do more of it. If it doesn’t work, change it. Quickly.

8. “Value” is different from “price.”
Don’t compete on price alone. That is certain death in any creative field. Focus on delivering value and price yourself accordingly. If you deliver great value with your images — better than expected, and better than your competition– and you can illustrate that through any means, then you should be more expensive. And remember that value comes in many forms.

9. A-Gamers work with A-Gamers.
If you are good at what you do, then you work–or seek to work–with other people who kick ass too. If you suck, then you put yourself around sucky people to feel better about yourself. If you want to be the best, seek to be around awesome people–be it other artists, assistants, producers, clients, partners, whatever. Shoot high. Shoot for better than yourself.

10. Real artists create.
Do you just sit around and think of stuff you could create, photograph, build, ship, or design, but never output anything? Then you’re a poser. Take a new approach and make stuff. Maybe what comes out of your studio isn’t perfect, but there should always stuff leaving the door and hitting the web, the page, the billboard, the gallery, or the street. If you are for real, you’ll be pumping out work on the regular.

There you go. Now don’t just read this list, KNOW this list.






:

       

Tips meningkatkan Kreatifitas

Hampir separuh orang Inggris bekerja antara 9 hingga 11 jam dalam sehari. Dan berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang bejudul Decent Work Indonesia, terungkap bahwa jumlah jam kerja pekerja Indonesia rata -rata 8 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu. Bahkan menurut data BPS, jumlah pekerja Indonesia yang bekerja lebih dari 48 jam per minggu semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan jam kerja yang padat seperti ini, menemukan hal yang bisa menyulut kreativitas tentu saja merupakan hal yang sulit. Gunakan tips untuk melatih pikiran ini untuk menyalakan "bohlam" di kepala Anda.


Jadilah orang yang penuh ide sekalipun berada di bawah tekanan
"Dalam pekerjaan saya, situasi 'stuck' adalah suatu norma," ujar Profesor Ian Stewart, seorang ahli matematika di University of Warwick. "Jadi berhenti dan melakukan sesuatu yang lain. Seperti memotong rumput atau mandi. Alam bawah sadar Anda akan terus bekerja, dan jika mendapatkan sesuatu ia akan memberitahu Anda."

Alihkan perhatian Anda.  Ketika deadline mepet, ciptakan 'jarak psikologis' yang sama seperti yang dilakukan Stewart dengan menghabiskan waktu 30 menit melakukan sesuatu yang benar - benar keluar dari topik. Baiklah, mungkin hal ini membuat lebih banyak hal atau masalah yang akan Anda hadapi, namun secara ajaib hal ini juga dapat secara ajaib memancing timbulnya inspirasi baru untuk menyelesaikan masalah sebelumnya.


Waktu menggunakannya >>  Sepanjang sore, plus  gabungannya beberapa hal yang membuat kepala Anda tidak berhenti berimajinasi.

"Timbulnya ide yang berlawanan, secara bersama - sama akan mengarah kepada jalan tengah yang menarik, yang barangkali tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya."



Perjalanan waktu untuk angle yang segar
"Saya mendengarkan radio selama enam sampai delapan sehari," kata Heather Nevay, seorang seniman yang memiliki spesialisasi pada lukisan figuratif. "Kadang-kadang, kata atau kalimat yang keluar dari situ berdesing di dalam kepalaku." Bagi Nevay, radio membangkitkan kenangan dan memiliki nilai sejarah - eksploitasi mental perjalanan waktu untuk mengatasi masalah dari sudut pandang yang baru.


Perjalanan ke masa depan.  Ketika membayangkan proyekjangka panjang coba latihan
berikut: imajinasikan diri Anda sebagai seorang remaja, atau 10 tahun ke depan dari sekarang, untuk melihat seberapa bedanya 'Anda' ketika masalah. Bagaimana perubahan dalam kepribadian Anda mempengaruhi cara Anda berpikir? Studi pada Journal of Personality and Social Personality  menemukan bahwa latihan secara artifisial ini memperluas perspektif Anda pada masalah.


Waktu menggunakannya >>  Mengembangkan lini produk baru, menemukan pendekatan baru dalam sistem uji coba, atau membuat perencanaan tahunan.


Mengumpulkan setiap inspirasi yang Anda temukan

"Saya 'mengumpulkan' informasi, dan saya mulai mencari inspirasi dalam segala hal mulai dari blog sampai mengelilingi seluruh kota. Dengan timbunan ide - ide, saya merasa lebih untuk berpikir lateral." tutur desainer pakaian pria Alexia Hentsch






:

       

Kado Romantis



Pemberian Berharga untuk Wanita

Banyak orang merasa lebih baik tidak usah member apa-apa kepada seorang wanita atau pacar daripada memberika sesuatu yang tidak cukup mahal. Pandangan ini salah besar! Kecuali kalau si dia memang cewek matre. Namun anehnya, pandangan di atas ternyata banyak diungkapkan oleh laki-laki yang kurang lebih berwatak sama, yaitu tinggi hati, atau justru rendah diri.
Tidak ada salahnya bila Anda membeli suatu hadiah yang mewah. Namun, pemberianyang terlalu mengandalkan mahalnya barang mirip dengan penyuapan atau jual-beli. Di sini, seni pendekatan terhadap wanita menjadi jatuh nilainya. Ingat tujuan saya mengajarkan ini agar Anda dapat menjadi sahabat wanita, bukan untuk berhasil membeli wanita! Pendekatan Anda pada beberapa ‘wanita matre’ mungkin harus dilakukan dengan cara demikian, tetapi tidak pada wanita pada umumnya. Akan lebih baik jika pernyataan di atas saya ganti menjadi “Lebih baik tidak usah member apa-apa ketimbang member sesuatu dengan cara yang tidak tepat”. Inti dari pemberian adalah bernapaskan pada rangkaian perhatian, peduli dan kasih. Pada tingkat tertentu perlu bertema romantis.


Di bawah ini saya berikan beberapa contoh pemberian yang berharga bagi Wanita:
1.   Say it with flowers. Anda mungkin pernah mendengar pepatah popular: Nyatakan isi hatimu dengan bunga! Lalu berbondong-bondonglah pria mengirimi bunga ke rumah si wanita. Nah, Anda bisa melakukan hal yang sama. Namun sesekali Anda perlu mencari jalan baru yang tidak begitu klise. Anda bisa mengirim bunga ke kantornya, atau ke rumah sakit ketika ia sedang diopname, tidak usah terlalu sering mengirimkan bunga ke rumahnya. Bisa juga bawakan ia bunga ketika Anda berencana pergi bersamanya, saat ketemu di sekolah, kampus, atau setiap kesempatan yang dapat Anda sesuaikan dengan keadaan Anda dan si Wanita.

2.   Belikan Kalender Pribadi. Lingkari tanggal lahirnya dengan indah dan tanggal-tanggal lain yang penting baginya, yang mungkin Anda tahu, termasuk tanggal hari lahir Anda, dan tanggal pertama kali berkenalan, atau tanggal pertama kali Anda menciumnya, dan lain-lain. Anda bisa juga memilih untuk membuat catatan disamping tau di bawah tiap tanggal yang telah ditandai, atau sebagian sengaja dibiarkan kosong untuk menimbulkan rasa penasarannya terhadap tanggal – tanggal yang telah Anda tandai.

3.   Belikan saputangan, handuk atau sarung bantal dengan sulaman kalimat “I Love You”. Anda juga bisa membuat modifikasi dari benda-benda tersebut sesuai kreatifitas Anda yang menggambarkan cerita tentang Anda dan si wanita.

4.   Belikan buku, DVD, atau kaset lagu-lagu yang sedang jadi kegemarannya. Cari informasi dari berbagai sumber seperti komunitasnya, teman-temannya, atau bahkan dalm jejaring sosial milik si wanita. Karena biasanya wanita lebih ekspresif disbanding pria, karena itu update jejaring sosialnya lebih sering mengungkapkan perasaan atau kegiatan yang sedang dijalaninya.

5.   Belikan parfum yang sering Anda gunakan ketika bersamanya. Ini memang agak memakan biaya yang mahal, namun percaya atau tidak si wanita akan selalu mengingat Anda ketika ia mencium wewangian itu. Secara tidak sadar saraf penciumannya mengendalikan insting si wanita untuk selanjutnya memikirkan Anda.



Sebenarnya masih banyak pemberian romantic yang ada dalam jangkauan keuangan Anda. Saya akan masih membagikannya dalam E-Book 10 Kunci Sukses MenjadiPria Idaman. Terima Kasih


FYI : EBOOK 10 KUNCI SUKSES PRIA IDAMAN (Full Version) akan diterbitkan kembali(100 copy) pada bulan Februari 2016. Lakukan pemesanan dari sekarang...








:

       

Jadi jutawan sebagai Blogger


Cara Efektif untuk Menjadi Jutawan melalui Aktifitas Blog

Pada halaman selanjutnya saya akan berbagi teknik pembuatan blog dan bagaimana cara mengikuti program pencari uang dari internet, saya ingin memberikan tips agar penghasilan Anda per bulannya sangat memuaskan. Caranya dengan membuat sebanyak-banyaknya blog dan mengikuti banyak program pencari uang di dalam suatu blog.

Anda harus membuat sebanyak mungkin blog, setiap blog yang Anda buat tersebut masing-masing memiliki tema khusus yang menarik. Misalkan Anda mempunyai 4 buah blog, maka kira-kira pembagiannya seperti ini:
Blog A untuk tema-tema yang berhubungan dengan musik. Blog ini berisikan semua hal tentang music, mulai dari berita artis, lagu terbaru, hingga sejarah band mulai dari yang sudah mulai dilupakan hingga yang sedang naik daun.

Blog B untuk tema-tema internet. Blog ini berisikan segala sesuatu yang berhubungan dengan pengetahuan tentang internet, mulai dari program pencari uang, java script, hingga memperbaiki hard disk  komputer.

Blog C untuk tema-tema pariwisata. Blog ini dapat Anda kelola dan isi dengan informasi seputar tempat-tempat liburan di dunia. Tempat-tempat indah yangsering dikunjungi oleh orang hingga situs-situs bersejarah sebagai tempat liburan edukasi. Sertakan foto-foto terkait untuk menjadikan blog dan artikel Anda terlihat lebih menarik.
Blog D untuk tema kuliner. Blog ini dapat berisikan informasi tentang makanan mulai dari yang paling lezat hingga makanan khas tiap daerah di Indonesia bahkan jendela Internasional.

Asyiknya ngeblog untuk mencari uang ini adalah Anda tidak harus menguasai tema yang Anda masukkan di dalam blog, Anda bisa mengambil sebagian informasi dari free articles dan selanjutnya mengelolanya dengan kreatifitas Anda sendiri. Atau Anda juga dapat melakukan copy-paste pada link blog orang lain atau media elektronik lainnya dengan selanjutnya memberikan kutipan informasi darimana sumber tersebut Anda dapatkan.

Setelah blog Anda berisikan banyak artikel, barulah Anda mengikuti program pencari uang, jangan sebaliknya! Ada baiknya Anda mempromosikan terlebih dahulu blog-blog Anda tersebut. Saya akan membahas lebih jauh tentang promosi blog ini pada halaman berikutnya. Sebagai suplemen tambahan Anda juga dapat membaca koleksi lengkap E-book yang saya akan share dalam semua blog saya dan dapatkan kemudahan penghasilan tambahan melalui aktifitas blog yang fleksibel.






:

       

Pengelolaan Blog


Tips Ngeblog

Pada halaman sebelumnya saya mengatakan banyak orang yang tergiur mendapatkan uang dari blog hanya karena mendengar cerita bahwa ada blogger yang berhasil mendapatkan uang dalam jumlah besar, namun setelah mereka mencoba selama beberapa bulan ternyata tidak ada hasilnya.
Saya juga telah menjelaskan pada bab-bab sebelumnya bahwa untuk mendapatkan uang dari blog harus ada upaya. Selalu akan ada kerja keras, dan memang harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jika kita kerja keras hasilnya pun pasti bagus, jadi mindset Anda ketika hendak ingin meraup banyak uang sebagai blogger harus diubah terlebih dahulu. Aktivitas blogger harus Anda jadikan aktivitas professional, dimana Anda memiliki komitmen kepada diri Anda sendiri untuk tetap ngeblog, dan itu sama artinya dengan:

Selalu Memperbaharui(update) Isi Blog Secara Berkala
Ketika sedang melakukan talkshow di took buku Gramedia PIM, seorang penanya bertanya kepada saya. “Bagaimana agar kita selaku blogger dapat tetap meng-update blog, karena di dalam blog, konten adalah segalanya”.
Jawaban saya sangat sederhana, “Satu cara yang paling efektif adalah dengan berkomitmen kepada diri kita sendiri”.
Anda harus berkomitmen kepada diri Anda sendiri untuk tetap mengupdate isi blog. Contohnya seperti ini: dalam satu bulan berapa target tulisan yang ingin Anda capai? Semisal dalam sebulan saya akan menulis empat buah artikel.

Hal itu artinya dalam 1 minggu Anda harus menghasilkan 1 buah artikel, kemudian mulailah buat agenda untuk dijalankan. Dalam seminggu Anda harus menulis 1 artikel, jika ternyata tidak sesuai target, maka pada minggu kedua Anda harus menyelesaikan 2 artikel, dan begitu seterusnya. Lihat pada akhir bulan, berapa artikel yang telah Anda hasilkan. Dan itu jawaban dari komitmen Anda terhadap diri Anda.

Saya pribadi di tengah kesibukan mengembangkan website dan melayani klien-klien saya juga segala kesibukan perkuliahan, saya berkomitmen kepada diri saya bahwa setiap hari saya harus menulis sedikitnya 1 halaman. Temanya tidak penting, yang penting saya menulis saja. Banyak orang batal menulis karena terlalu banyak membuang waktu untuk memikirkan tema dari tulisannnya. Yang saya alami adalah saya semakin dekat dengan ide menciptakan tema pada saat saya mulai menulis. Dan hasilnya, setiap bulan ada banyak artikel yang saya hasilkan dengan berbagai tema menarik. Terpikir oleh saya untuk juga mulai menulis artikel dalam media cetak, namun belum saya lakukan karena saya masih harus menyesuaikan waktu terhadap segala aktivitas primer yang saya jalani.

Komitmen ialah modal utama seorang penulis artikel atau yang sering kita sebut dengan blogger. Setelah memiliki komitmen yang teguh terhadap aktivitas blog Anda, selanjutnya akan menjadi kebiasaan bagi Anda untuk terus menulis artikel dan melakukan sharing kepada seluruh pengguna jejaring social, apalagi setelah merasakan keuntungan yang cukup besar, hahahahaaa :D

Kalo begitu harus professional dong?
Pertanyaan ini sering sekali menjadi ungkapan klasik bagi para Beginner Blogger. Ketika saya menjelaskan paparan seperti di atas mungkin Anda akan mulai bertanya, “Artinya menjadi blogger adalah aktivitas yang berat dong? Tidak senyaman yang saya bayangkan. Harus selalu melakukan posting dan harus serius menulis.
Jawabannya saya juga masih sederhana , ”bahwa sebenarnya Anda tidak perlu terlalu serius dalam menentukan tema, namun seriuslah dalam menulis”. Berikan informasi yang cukup Anda kuasai juga dibutuhkan banyak orang khusunya di dalam era modern saat ini.

Gunakan Artikel Orang Lain Sebagai Acuan Dalam menemukan Inspirasi
Jika Anda kesulitan dalam membuat tema, atau merasa terlalu berat untuk menggali inspirasi dalam membuat sebuah tulisan, ada baiknya Anda melakukan survey dan penggalian informasi dari artikel-artikel yang telah dibuat oleh orang lain. Akan tetapi saya tidak pernah setuju dengan istilah tidak kreatif (copy-paste). Artikel yang baik adalah artikel yang aktual serta original, dengan kata lain Anda harus menulis dengan kreatifitas yang Anda miliki.

Jika ingin mengambil sebagian statement dari artikel lain, Anda harus memberikan sedikit informasi tentang darimana sumber yang Anda gunakan sebagai referensi. Contohnya seperti; …terinspirasi dari artikel *****, sumber: Artikel *****, ….dan lain-lain



Bisa Karena Terbiasa
Pada waktu usia balita saya ataupun Anda pasti belajar tentang cara berjalan. Banyak sekali kegagalan yang saya alami, namun dengan semangat yang sangat besar untuk dapat berjalan, saya terus mencoba dan mencoba berulang kali. Bayangkan jika saya menyerah ketika saya terjatuh ketiga kalinya, tentunya hari ini saya tidak mampu memanfaatkan kedua kaki saya untuk melangkah, berjalan, bahkan berlari. Karena saya terus mencoba dan mulai terbiasa untuk berdiri tegak hingga malangkahkan kaki maka pada akhirnya saya bisa berjalan dan berlari.
Pesan menariknya adalah Anda akan BISA menulis hanya ketika Anda TERBIASA melakukan kegiatan menulis. Karena itu mulailah mencoba untuk mengembangkan kreatifitas Anda!


Mengelola Banyak Blog
Untuk dapat memaksimalkan usaha Anda sebagai blogger, saya menganjurkan Anda untuk mengelola sebanyak-banyaknya blog. Tumpahkan segala ide dan inspirasi Anda pada halaman blog yang berlainan dengan ketentuan, isi setiap blog tidak sama dengan blog lainnya. Terkecuali blog tersebut hanya untuk melakukan backlinks (menyimpan informasi link untuk meneruskan fokus pembaca kepada blog Anda lainnya). Kalaupun terpaksa harus meng-copy postingan dari sebuah blog ke blog lain yang Anda miliki, maka ganti headline(judul utama) artikel dalam blog tersebut. Ubah paragraph awalnya agar dapat dihitung sebagai konten menarik oleh Google.






:

       

Karya Fotografi

Karya Fotografi
Karya Fotografer Christian Yohanes
Traffic Exchange